Di banyak fasilitas kesehatan, kantong limbah medis dipesan dalam satu ukuran untuk semua ruangan. Alasannya praktis, supaya pengadaan sederhana dan petugas tidak bingung mengambil.
Akibatnya terlihat di lapangan. Di ruang rawat kantongnya kebesaran dan menjuntai ke dalam tempat sampah, sementara di ruang tindakan kantongnya penuh sebelum setengah hari dan dipaksa diisi terus.
Padahal menentukan plastik sampah medis ukuran yang tepat tidak rumit, asal yang dijadikan patokan bukan perkiraan volume limbah melainkan tempat sampah yang akan dilapisi.
Patokannya Tempat Sampah, Bukan Jumlah Limbah
Kantong bekerja berpasangan dengan wadahnya. Dia melapisi bagian dalam sambil menggantung di bibir tempat sampah.
Kalau tidak bisa menggantung di bibir wadah, kantong akan melorot begitu terisi, dan limbah jatuh ke sela antara kantong dan dinding tempat sampah. Di ruangan biasa ini sekadar merepotkan. Pada limbah medis, artinya tempat sampah harus dibersihkan dan didisinfeksi, dan petugas bersentuhan langsung dengan limbah yang seharusnya tertutup.
Jadi yang diukur lebih dulu adalah keliling bibir tempat sampah dan tingginya, lalu ditambah jatah untuk dilipat keluar di bibir wadah.
Aturan Tiga Perempat Mengubah Hitungannya
Inilah yang membuat perhitungan plastik sampah medis ukuran berbeda dari kantong sampah biasa.
Kantong limbah medis hanya boleh diisi sampai tiga perempat bagian, karena sisanya dibutuhkan untuk mengikat simpul rapat. Artinya kapasitas yang benar-benar terpakai lebih kecil dari ukuran kantongnya.
Konsekuensinya, kantong tidak boleh dipilih pas dengan perkiraan volume limbah harian. Dia harus punya kelebihan ruang sejak awal, karena seperempat bagian atas memang tidak untuk diisi.
Kesalahan yang sering terjadi, pengadaan menghitung berapa liter limbah per hari lalu memesan kantong dengan angka liter yang sama persis. Hasilnya kantong selalu penuh dan petugas terpaksa memaksakan isi sampai bibir.
Berat Juga Jadi Batasan, Bukan Cuma Volume
Kantong limbah medis diangkat dan dipindahkan oleh petugas, bukan ditarik mesin.
Kantong yang terlalu besar akan terisi terlalu berat sebelum penuh secara volume, terutama di ruangan yang limbahnya basah. Kantong berat cenderung diseret di lantai alih-alih diangkat, dan menyeret adalah cara tercepat membuat dasar kantong robek.
Jadi pada unit yang limbahnya basah dan berat, ukuran kantong yang lebih kecil dengan frekuensi pengangkutan lebih sering justru lebih aman dibanding kantong besar yang diangkut sekali sehari.
Menyesuaikan Ukuran dengan Jenis Ruangan
Ruang Rawat dan Ruang Periksa
Limbahnya relatif ringan dan tidak terlalu banyak, berupa kasa, kapas, dan sarung tangan. Tempat sampah di ruangan ini umumnya berukuran sedang dengan pedal injak, sehingga kantong ukuran menengah sudah memadai.
Yang perlu dihindari justru kantong kebesaran, karena bagian yang menjuntai keluar ikut tersentuh tangan saat tutup dibuka.
Ruang Tindakan, Bedah, dan Gawat Darurat
Volumenya jauh lebih besar dan limbahnya sering basah. Di sini kantong berukuran besar diperlukan, dan penggantiannya lebih sering, kadang beberapa kali dalam satu giliran jaga.
Laboratorium
Volumenya tidak sebesar ruang tindakan, tapi isinya menuntut kerapatan lebih baik. Ukuran menengah dengan penggantian terjadwal umumnya lebih sesuai dibanding kantong besar yang lama terisi.
Tempat Penyimpanan Sementara
Di TPS limbah B3, kantong dari seluruh unit dikumpulkan. Ukuran yang dipakai di sini yang paling besar, dan sering digunakan untuk melapisi wadah pengumpul sebelum diserahkan ke pihak pengangkut.
Menyeragamkan Tanpa Menyamaratakan
Terlalu banyak ukuran membuat petugas salah ambil, apalagi kalau warnanya juga bermacam-macam.
Jalan tengah yang biasa dipakai adalah membatasi pada dua atau tiga ukuran saja, lalu memastikan tempat sampah di tiap jenis ruangan memakai ukuran wadah yang seragam. Kalau wadahnya seragam, kantongnya otomatis ikut seragam.
Catat keliling dan tinggi tiap jenis tempat sampah yang dipakai, lalu simpan catatan itu untuk pengadaan berikutnya. Sekali dicatat, pemesanan selanjutnya tidak perlu menebak lagi. Pilihan ukuran untuk tiap warna kantong tersedia di Urban Plastic, dan kebutuhan tiap unit bisa disesuaikan berdasarkan catatan tersebut.
Ukur Wadahnya, Lalu Beri Ruang untuk Ikatan
Menentukan plastik sampah medis ukuran yang tepat bertumpu pada tiga angka. Keliling bibir tempat sampah, tinggi wadah ditambah jatah lipatan keluar, dan kelebihan ruang untuk aturan isi tiga perempat.
Dengan tiga angka itu, istilah kecil dan besar yang berbeda-beda antar pemasok tidak lagi jadi masalah. Dan satu hal yang sering terlupakan, ukuran yang tepat bukan yang menampung paling banyak, melainkan yang masih bisa diangkat satu petugas tanpa diseret. Kantong yang robek di tengah koridor jauh lebih mahal akibatnya dibanding mengganti kantong dua kali sehari.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Plastik Sampah Medis merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 822 9933 3938 (Panni) atau: Email: info@urbanplastic.id