Melon dan semangka termasuk komoditas yang hampir tidak pernah ditanam tanpa mulsa, dan alasannya bukan sekadar ikut kebiasaan petani lain. Kedua tanaman ini sangat rentan terhadap virus yang dibawa kutu daun dan thrips, sementara buahnya gampang busuk begitu bersentuhan lama dengan tanah yang lembap.
Di situlah mulsa plastik hitam perak bekerja. Sisi peraknya memantulkan sinar matahari ke bagian bawah daun sehingga serangga kecil enggan mendekat, sementara permukaannya yang kering menjaga buah tetap bersih sampai panen.
Yang sering bikin bingung justru bagian teknisnya. Plastik mulsa melon dan plastik mulsa semangka sebenarnya memakai bahan yang sama persis, tapi ukuran bedengan dan kebutuhan per luasan lahannya berbeda cukup jauh.
Ukuran Plastik Mulsa untuk Melon dan Semangka
Ukuran Roll yang Umum di Pasaran
Mulsa hitam perak umumnya dijual dalam roll dengan lebar 120 cm dan panjang 500 meter, dengan ketebalan berkisar 0,03 sampai 0,05 mm. Ukuran ini yang paling banyak beredar dan paling mudah didapat di toko pertanian. Untuk bedengan yang lebih lebar atau sistem dua baris yang longgar, tersedia juga lebar 150 cm.
Khusus melon dan semangka, ketebalan 0,04 mm ke atas lebih disarankan. Umur kedua tanaman ini cukup panjang, dan selama itu mulsanya akan sering diinjak saat perawatan sulur, pengecekan buah, sampai pembalikan buah menjelang panen. Mulsa yang terlalu tipis biasanya sudah mulai robek di pertengahan musim, dan menambal mulsa yang sudah terpasang jauh lebih merepotkan daripada memilih ketebalan yang benar sejak awal.
Bedengan dan Jarak Tanam Melon
Untuk melon, bedengan dibuat dengan lebar 100 sampai 110 cm dan tinggi 30 sampai 50 cm, dengan parit selebar 50 sampai 60 cm di antaranya. Jarak tanam berkisar 50 sampai 60 cm dengan pola dua baris zigzag, dan lebar mulsa 120 cm sudah pas untuk bedengan seukuran itu.
Melon dirambatkan ke atas memakai ajir atau tali, jadi bedengannya bisa dibuat rapat dan diisi dua baris tanaman sekaligus. Dengan pola seperti ini, kebutuhan plastik mulsa melon berkisar satu sampai 1,2 roll per 1.000 m2.
Bedengan dan Jarak Tanam Semangka
Semangka berbeda. Bedengannya justru lebih sempit, sekitar 80 sampai 100 cm dengan tinggi 30 sampai 40 cm, tapi jarak antar bedengan dibuat sangat lebar, tiga sampai lima meter. Jarak tanam dalam barisan berkisar 60 sampai 90 cm, dan lebar mulsa 110 sampai 120 cm sudah mencukupi.
Perbedaan besar itu muncul karena semangka merambat di permukaan tanah, bukan naik ke atas, sehingga butuh lorong lebar sebagai tempat sulur menjalar. Konsekuensinya, jumlah bedengan per luasan lahan jauh lebih sedikit, dan kebutuhan plastik mulsa semangka hanya sekitar setengah roll per 1.000 m2, atau separuh dari kebutuhan melon di luas lahan yang sama.
Sebagian petani semangka menutup lorong dengan jerami atau sekam supaya buah tidak menyentuh tanah basah. Lorong bisa juga ditutup mulsa plastik tambahan kalau ingin hasil maksimal, meski biayanya naik cukup banyak. Diameter lubang tanam untuk keduanya sama, sekitar 10 cm.
Cara Pasang Plastik Mulsa yang Benar
Menyiapkan Bedengan
Ratakan permukaan bedengan lalu bersihkan dari batu dan sisa tunggul yang tajam. Satu kerikil runcing saja sudah cukup untuk merobek mulsa ketika plastik memuai di siang hari, dan robekan itu akan melebar terus sepanjang musim.
Setelah pupuk dasar ditabur dan diaduk rata, siram bedengan sampai lembab. Tanah yang kering menyulitkan pasak menancap dan membuat kelembapan awal tidak terkunci di bawah plastik.
Memilih Waktu Pemasangan
Ini kunci yang paling sering dilewatkan. Waktu terbaik memasang mulsa adalah jam 10.00 sampai 14.00 saat matahari sedang terik.
Plastik akan memuai ketika kena panas. Kalau dipasang dan ditarik kencang dalam kondisi memuai, plastik akan menyusut dan mengunci sendiri begitu suhu turun di sore hari. Sebaliknya, mulsa yang dipasang pagi hari atau saat mendung akan melar dan kendur begitu terkena panas keesokan harinya, dan tidak ada cara memperbaikinya selain membongkar ulang.
Membentangkan dan Memasak
Buka roll di salah satu ujung bedengan dengan sisi perak menghadap ke atas dan sisi hitam ke bawah. Dua orang menarik dari ujung yang berlawanan sambil menahan tegangan. Kalau terpaksa dikerjakan sendirian, jepit dulu satu ujung dengan pasak lalu beri beban tanah.
Tarik sampai permukaan rata tanpa gelombang, tapi jangan sampai plastik terlihat menipis atau memutih karena tertarik berlebihan.
Pasak dibuat dari bilah bambu berbentuk U atau menyerupai mata kail sepanjang 30 sampai 40 cm. Tancapkan setiap 40 sampai 50 cm di kedua sisi bedengan dengan posisi zigzag antara kiri dan kanan supaya tarikannya seimbang. Kedua ujung bedengan dilipat rapi seperti membungkus kado lalu dipasak menyilang, karena bagian ujung inilah yang paling sering lepas duluan ketika kena angin kencang.
Melubangi dan Menanam
Biarkan mulsa terpasang tiga sampai tujuh hari sebelum dilubangi. Jeda ini berguna untuk menguapkan gas dari pupuk dasar, sekaligus berfungsi sebagai sterilisasi ringan karena suhu di bawah mulsa naik cukup tinggi selama periode tersebut.
Setelah itu buat lubang tanam berdiameter 10 cm memakai pelubang panas, mengikuti titik yang sudah diukur dengan caplak. Jangan mengandalkan perkiraan mata, karena lubang yang tidak lurus akan terlihat jelas begitu tanaman mulai tumbuh.
Kesalahan yang Sering Terjadi di Lapangan
Kesalahan paling umum adalah memasang mulsa pagi hari atau saat mendung, yang membuat mulsa kendur dalam hitungan hari. Berikutnya adalah pasak yang dipasang terlalu jarang, sehingga angin masuk ke bawah mulsa dan mengangkat seluruh lembaran sekaligus.
Ada juga yang memasang mulsa dengan sisi hitam menghadap ke atas. Akibatnya fungsi pemantul hilang, hama kutu daun dan thrips jadi lebih leluasa, dan suhu permukaan naik berlebihan sampai mengganggu pertumbuhan tanaman muda.
Bedengan yang bergelombang menimbulkan rongga udara di bawah mulsa, membuat tanah cepat kering dan akar tidak berkembang merata. Terakhir, menginjak bedengan saat perawatan. Untuk semangka khususnya, sediakan jalur pijakan di lorong dan biasakan tidak menapak di atas bedengan.
Kesimpulan
Untuk melon maupun semangka, plastik mulsa lebar 120 cm dengan ketebalan 0,04 mm ke atas sudah mencukupi. Yang membedakan keduanya bukan spesifikasi mulsanya, melainkan tata letak bedengan. Melon rapat karena dirambatkan ke atas, semangka renggang karena sulurnya menjalar di tanah, dan dari situ kebutuhan per 1.000 m2 bisa berbeda hampir dua kali lipat.
Soal pemasangan, aturan utamanya cuma tiga: bedengan rata tanpa benda tajam, pasang saat matahari terik, dan pasak rapat setiap 40 sampai 50 cm. Mulsa yang terpasang kencang sejak awal bukan hanya lebih awet, tapi juga lebih efektif menekan hama pembawa virus dan menjaga buah tetap bersih sampai panen.
FAQ
Berapa lebar plastik mulsa untuk melon dan semangka?
Lebar 120 cm cocok untuk bedengan melon 100 sampai 110 cm. Untuk semangka yang bedengannya lebih sempit, lebar 110 sampai 120 cm sudah mencukupi.
Berapa kebutuhan mulsa per 1.000 m2?
Melon membutuhkan sekitar satu sampai 1,2 roll ukuran 500 meter. Semangka hanya sekitar setengah roll, karena jarak antar bedengannya jauh lebih lebar.
Kenapa pemasangan mulsa harus siang hari?
Supaya plastik memuai saat ditarik, lalu menyusut dan mengencang sendiri ketika suhu turun. Mulsa yang dipasang dalam kondisi dingin akan kendur begitu terkena panas keesokan harinya.
Apakah mulsa bisa dipakai untuk dua kali musim tanam?
Bisa, asalkan pembongkarannya hati-hati, lubangnya tidak melebar, dan disimpan dalam keadaan kering serta terlindung dari sinar matahari. Mulsa 0,05 mm umumnya masih layak untuk musim kedua.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Plastik Mulsa merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 811 1721 338 (Ais) atau: Email: info@urbanplastic.id