Pandemi Covid-19 yang dimulai pada akhir tahun 2019 lalu memberikan banyak sekali pengaruh kepada negara-negara di dunia. Proses penularan yang mudah membuat virus jenis baru yang belum ditemukan penawarnya ini dapat menyebar dengan cepat. Pada akhirnya, setiap negara mengambil kebijakan untuk membatasi aktivitas di luar rumah dan menggantinya dengan aktivitas daring yang dilakukan dari rumah. Meski begitu, setelah sekian lama melakukan aktivitas di rumah, pemerintah khususnya pemerintah Indonesia mulai memberikan kelonggaran dalam beraktivitas. Salah satu contohnya adalah pelaksanaan pilkada yang akan dilakukan seperti biasanya.

Pilkada merupakan singkatan dari pemilihan kepala daerah. Seperti namanya, melalui acara pesta demokrasi ini, rakyat akan memilih pemimpin daerah masing-masing jika sudah memiliki hak pilih.

Seperti proses pemilihan presiden atau kepala negara, proses pemilihan kepala daerah di Indonesia juga dilakukan secara langsung sehingga dapat dipastikan kalau pos pemilihan akan dipenuhi oleh banyak orang. Hal ini dapat menjadi masalah di situasi pandemi seperti sekarang karena berpotensi menimbulkan klaster baru. Meski begitu, hal ini dapat diatasi jika protokol kesehatan diterapkan dengan baik, misalnya dengan sarung tangan plastik digunakan untuk pilkada – urban plastic.

Manfaat Sarung Tangan Plastik – Urban Plastic

Sarung tangan termasuk dalam kelompok alat pelindung diri atau APD yang fungsinya adalah untuk melindungi penggunanya dari bahaya tertentu, seperti panas, goresan benda tajam, bahan kimia, infeksi kuman, arus listrik, maupun getaran listrik. Dalam kasus pilkada yang akan dilakukan pada 9 Desember mendatang, sarung tangan plastik digunakan untuk pilkada – urban plastic berfungsi sebagai pelindung agar penggunanya tidak tertular virus Covid-19. Hal ini sangat penting mengingat sekarang ini pandemi Covid-19 masih belum mereda. Potensi penularan masih tinggi sehingga protokol kesehatan tetap harus diterapkan dengan baik, terutama saat pilkada di mana banyak orang berkumpul di satu tempat untuk menggunakan hak pilihnya. Dengan menggunakan sarung tangan plastik selama pilkada berlangsung, rakyat dapat terhindar dari risiko penularan virus Covid-19 karena penggunaan alat coblos yang berulang.

Kelebihan Sarung Tangan plastik – Urban Plastic

Sarung tangan dapat dibuat dari berbagai bahan mulai dari kain, kanvas atau kulit, karet, karet khusus, hingga plastik. Masing-masing bahan tersebut memiliki karakteristik yang akan memengaruhi kelebihan dan kekurangan sarung tangan. Pada pilkada kali ini, sarung tangan plastik dipilih untuk melindungi orang-orang yang melakukan pemungutan suara.

Sarung tangan plastik untuk pilkada ini memiliki beberapa kelebihan dibanding sarung tangan dengan material lain. Kelebihan yang pertama adalah sarung tangan ini hanya digunakan sekali pakai sehingga sangat praktis. Jika sudah selesasi digunakan, Anda hanya perlu membuangnya ke tempat yang tepat.

Selain praktis, sarung tangan plastik digunakan untuk pilkada – Urban Plastic juga terjangkau dan ekonomis. Oleh karena itu, meski penyelenggara pilkada perlu menyediakan banyak sarung tangan plastik untuk orang-orang yang melakukan pemungutan suara, biaya yang diperlukan tidak akan membengkak hanya karena sarung tangan. Hal ini dapat terjadi karena dibandingkan bahan-bahan lain untuk membuat sarung tangan, bahan plastik dapat diproduksi dengan mudah dan lebih hemat energi. Oleh karena itu, wajar saja jika dewasa ini, peranan plastik dalam kehidupan manusia sangat besar. Penggunaan material ini pun tidak terbatas pada satu bidang kehidupan saja, tetapi banyak bidang sekaligus dengan penerapan yang berbeda-beda. Bahkan di masa pandemi seperti sekarang, plastik memiliki peran penting dalam pelaksanaan pilkada dalam bentuk sarung tangan plastik.

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai Plastik Sampah Kapuk Mas, Anda bisa kunjungi https://jualplastiksampah.com/ atau hubungi nomor whatsapp kami: 0822 9933 3938.